Perkumpulan Pemberdayaan Masyarakat dan Pendidikan Konservasi Alam (YAPEKA) sebagai suatu perkumpulan yang bergerak dalam bidang pemberdayaan masyarakat dan pendidikan konservasi alam. Perkumpulan YAPEKA telah mendapatkan dukungan resmi dari Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia No. AHU-112AH 01.07-2013 dan diperbarui dengan No. AHU-0000154.AH.01.08/2016.

Melalui konsep belajar bersama alam, YAPEKA berupaya lebih berkonsentrasi pada program-program penyadaran dan pendidikan yang didasari metode learning by doing dan telah terbukti efektif bagi semua kalangan yang mengikuti program pendidikan konservasi alam bersama  YAPEKA.

Tahap pendewasaan dan proses belajar yang panjang serta berbagai uji coba telah menghasilkan banyak pengalaman bagi kawan-kawan yang tergabung dalam YAPEKA, mengarahkan  pada profesionalisme dan kematangan untuk  membuat dan  mengarahkan  program YAPEKA  dalam bidang pelestarian dan perlindungan sumber daya alam (SDA) dengan mengetengahkan pengelolaan kawasan konservasi yang berbasiskan kemasyarakatan, maka program  ini menapaki benang merah-nya dengan memperkuat konsistensi perkembangan kreativitas dan ketajaman sensitifitas guna menyikapi terjadinya penurunan kualitas SDA serta tidak akan pernah lekang oleh waktu dalam atmosfer percepatan perubahan jaman yang begitu pesat tanpa bisa terprediksi sebelumnya.

Visi

Menuju masyarakat Indonesia yang mandiri dengan memanfaatkan lingkungan secara bijaksana dan lestari.

Misi

  1. Melakukan kajian tentang lingkungan dan kemasyarakatan;
  2. Memperkenalkan teknologi tepat guna yang selaras dengan kegiatan pembangunan yang rendah emisi karbon;
  3. Menyempurnakan kegiatan-kegiatan ekonomi masyarakat menuju kegiatan-kegiatan yang memiliki efisiensi karbon yang lebih tinggi dan tanggap terhadap perubahan iklim;
  4. Mendorong penerapan kegiatan ekonomi yang ramah lingkungan/ekonomi hijau (green economy) bagi kesejahteraan masyarakat;
  5. Membangun kapasitas mitra dalam kegiatan pembangunan yang rendah emisi karbon.

 Aspek Pendekatan

Aspek penting dalam mewujudkan Visi dan Misi adalah pada aspek ekologi, social, dan ekonomi yang dipersatukan dalam kerangka ekonomi hijau menuju kesejahteraan dan keadilan masyarakat. Apa itu Ekonomi Hijau (Green Economy): suatu upaya yang menghasilkan kesejahteraan dan keadilan social namun mampu mengurangi resiko dan kelangkaan ekologis secara nyata melalui pembangunan yang rendah emisi, menggunakan sumberdaya secara efisien, dan melibatkan masyarakat luas (UNEP).  Dikaitkan dengan ke-Indonesia-an kita maka tujuan akhir pada keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia dari aspek ekologi, social, dan ekonomi yang secara berkelanjutan.

  • Aspek Ekologi : merupakan aspek yang terkait dengan  interaksi atau hubungan pengaruh mempengaruhi dan saling ketergantungan antara organisme dengan lingkungannya baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap kehidupan makhluk hidup;
  • Aspek Sosial : menyangkut cara-cara bertiingkah laku  atau  melakukan tugas-tugas kehidupan dalam memenuhi kebutuhan hidup individu, orang  seorang maupun sebagai keluarga, kolektif, masyarakat., organisasi,  dan lainnya dalam hubungannya dengan SDA;
  • Aspek Ekonomi: aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, pertukaran dan konsumsi barang dan jasa terkait dengan pemafaatan SDA secara lestari.

 Mitra Kerja

Untuk mewujudkan beberapa program di atas, YAPEKA bekerjasama dengan berbagi pihak, baik Pemerintah, Sektor Swasta, Universitas, Lembaga Swadaya Masyarakat, dan Lembaga Internasional

Program Kegiatan oleh YAPEKA

Berikut ini beberapa kegiatan yang dilakukan oleh Yapeka:

  • Strengthening Marine Protected Area in North Minahasa, North Sulawesi. Didukung oleh GoodPlanet Foundation dan berkonsorsium bersama PKSPL IPB, Celebio, Manengkel di Sulawesi Utara.
  • Program Pengabdian Masyarakat Penanaman Pohon Univesitas Terbuka di Sumatera Utara, Kalimantan Timur, dan Bali. Konsorsium bersama Yayasan Kanopi Indonesia, Pilar, KUW Bina Bersama.
  • Knowledge Management on Low Emission Development for Coastal Area of West and East Nusa Tenggara. Didukung oleh MCAI dan berkonsorsium bersama PKSPL IPB, Yapeka, dan Transform.
  • Integrated Tiger Conservation Habitat Program in Rimbang Baling Landscape, Riau (IUCN/KfW). Didukung oleh IUCN/KfW dan beronsorsium dengan WWF, Yapeka, dan Indecon.
  • Program Pengabdian Masyarakat Penanaman Pohon Universitas Terbuka di Lampung, Bengkulu, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Utara. Konsorsium dengan Yayasan Kanopi, Pilar Indonesia, Manengkel Solidaritas.
  • Capacity Building Support to Electrification Programme to the Ministry of Marine Affairs and Fisheries. Didukung oleh GIZ-Endev Indonesia
  • Socioeconomic Assessment of People in and around Rimbang Baling Wildlife Reserve. ITHCP. Didukung oleh WWF Indonesia
  • Climate Change Impacts towards Children Well-being and Adaptations on Agriculture and Fishery Sector in Central Sulawesi and North Maluku, Indonesia. Didukung oleh WFI
  • Village Management Team Training Follow-up to Electricification Programme of Ministry of Marine Affairs and Fisheries. (Sulawesi Utara dan Maluku).  Didukung oleh GIZ-EnDev Indonesia
  • Pemanfaatan Sumber daya Hayati di Kepulauan Kecil Terluar dengan Pengembangan Kampung-kampung Lestari Melalui Program Ekowisata dan Pertanian Organik di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Didukung oleh Yayasan Kehati dan berkonsorsium dengan Perkumpulan Sampiri.
  • Improving dogong's habitat protection by development of community-based marine protected area and ecotourism in Sangihe Islands. Didukung oleh CEPF Wallacea dan bekerjasama dengan Perkumpulan Sampiri.
  • Initation of closure system using octopus as key indicator in the coastal area North Minahasa. Didukung oleh Blueventure

Translate »