Program

Bentang alam Rimbang Baling penting bagi perlindungan harimau dan konservasi. Saat ini, bentang alam Rimbang Baling merupakan salah kawasan konservasi yang tersisa di jantung Sumatera. Salah satu kawasan yang ada dalam bentang alam tersebut adalah SM Bukit Rimbang Bukit Baling yang dalam kurun waktu sekarang ini tengah mengalami tekanan yang tidak ringan. Tekanan tersebut meliputi pembukaan kawasan untuk perkebunan, perburuan satwa, pemukiman ilegal, pertambangan dan lainnya. Aktivitas tersebut menimbulkan penurunan kualitas ekologi sehingga habitat harimau serta mata pencaharian masyarakat menurun. Untuk mengurangi ancaman tersebut, diperlukan penguatan pengelolaan kawasan dan pelibatan masyarakat di dalam dan sekitar kawasan dengan baik.

Melalui Integrated Tiger Habitat Conservation Program (ITHCP): “Communities for tiger recovery in Rimbang Baling: the Beating Heart of the Central Sumatran Tiger Landscape” WWF bekerjasama dengan YAPEKA dan INDECON, dengan dukungan dari IUCN dan KFW untuk mengembangkan kemitraan strategis dan mensinergikan program dengan para pihak, termasuk Pemerintah (Pusat dan Daerah), Perusahaan (Swasta dan Negara), Akademisi, LSM, Masyarakat, serta pihak terkait lainnya.

ITHCP atau lebih dikenal dengan IMBAU memiliki tiga pilar program utama yaitu perlindungan terintegrasi, pengelolaan kawasan yang efektif dan pengembangan matapencaharian masyarakat berkelanjutan. Melalui berbagai kegiatan dari tiga pilar utama tersebut diharapkan dapat mengurangi tekanan terhadap kawasan SM. Bukit Rimbang Bukit Baling.

Translate »